sponsor 3

Thursday, September 27, 2018

makalah Kiat Melahirkan Madrasah Unggul di Era Globalisasi


    Kiat Melahirkan Madrasah Unggul di Era Globalisasi

A.      Muatan Lokal Spesifik
Materi-materi yang di tetapkan oleh madrasah dinamakan muatan lokal (mulok). Biasanya, mulok madrasah sangat banyak dan bisa memecahkan konsentrasi anak didik dalam menguasai satu bidang secara spesifik. Dengan mulok yang spesifik, target ideal yang di tetapkan bisa dikejar karena tersedia waktu yang cukup. baca : dampak globalisasi terhadap madrasah
Misalnya, jika mulok madrasah di tetapkan berupa bahasa Arab, kegiatan yang dicanangkan adalah mufradat, khithabah, muhadastah, kitabah, istima’, dan lain-lain yang dilakukan setiap hari; atau jika berupa bahasa Inggris, di buatlah kegiatan yang menunjang hali ini, yaitu speaking, writing, conversation, listening, focus group discussion, debating, english day, dan lain-lain, juga dilakukan setiap hari. BACA : MAKALAH TANTANGAN MADRASAH DI ERA GLOBALISASI
B.     Life Skill
Life skill adalah keahlian yang menjadikan orang bisa mengembangkan dirinya secara maksimal sehingga eksitensi dan aktualisasinya terjaga di tengah masyarakat. Pelatihan life skill biasanya dilakukan pada waktu ekstrakurikuler, yaitu sore hari. Lifeskill bisa berupa enter preneurship (kewirausahaan), jurnalistik, komputer,mejahit dan lain-lain.
C.     Kepemimpinan Berputar
Kepemimpinan adalah usaha memimpin orang lain dengan pendekatan yang variatif, seperti demokratif, otoriter, karismatik, dan lain-lain. Pemimpin (leader), sebagai sosok pengedali utama yang menggerakkan roda organisasi. Salah satu alternatif untuk mengatasi kondisi ini adlah kepemimpinan berputar. Artinya, jabatan pemimpin di pergilirkan dalam jangka waktu tertentu, sehingga masing-masing staf mempunyai pengalaman menjadi pemimpin dan pengikut. Misalnya, seseorang menjadi kepala sekolah selama satu semester, kemudian diganti oleh seksi bidang kurikulum, lalu kepala sekolah pindah menjadi bidang kurikulum, dan lain sebagainya.
D.    Guru Super
Madrasah yang unggul harus mempunyai guru super, yaitu guru yang memainkan perannya secara lahir batin. Ia mendidik dengan sepenuh hati, tidak oleh motivasi materi, melainkan panggilan nurani, terus menerus mengembangkan kemampuan tanpa henti, kreatif dan inovatif, aktif menulis, berdiskusi, dan mengembangkan jaringan, suka membantu sesama, suka humor tapi terkendali, dan selalu berorientasi pada peningkatan pengetahuan serta keluhuran moral anak didik. Mencarinya dan meciptakan sistem yang bisa melahirkan guru super semacam ini. Membangun sistem yang bisa melahirkan guru super ini, misalnya, dengan membuat tata tertib guru dengan sanksi yang mendidik.
E.     Perpustakaan Berjalan
Perpustakaan adalah jantung pendidikan karena ia adalah sumber ilmu. Sayangnya, perpustakaan di madrasah ini sering kali sepi pengunjung, sebab para siswa hanya pergi keperpustakaan pada waktu istirahat yang sangat pendek. Kebayakan siswa memanfaatkan waktu istirahatnya untuk jajan.
F.      Diskusi Setiap Hari
Diskusi adalah simbol dinamisasi pengetahuan. Diskusi menjadi arena adu gagasan dan pemikiran. Seseorang memiliki teman diskusi yang berkualitas, semakin banyak pula peluang menyerappengetahuan.
G.    Menulis Setiap Hari
Program menulis setiap hari dicanangkan dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap dunia tulis-menulis. Menulis membutuhkan keseriusan, kesungguhan, ketekunan, dan semangat pantang menyerah, meski tidak harus dilakukan secara kaku. Anak-anak dibebaskan menulis sesuai bakatnya, sesuai topik yang disukainya, dan tidak di targetkan muluk-muluk.



H.    Lomba Setiap Hari
Lomba adalah ajang kompetisi yang sangat bermanfaat untuk dinamisasi potensi anak didik. Inilah spirit luar biasa yang ada pada lomba.
I.       Praktik Setiap Hari
Praktik adalah kunci kesuksesan, sebab setiap kemampuan besar lahir dari praktik yang insentif. Praktik menjadi ajang penggalian dan pengembangan kemampuan yang efektif.
          Praktik akan mengajari anak didik tentang pentingnya belajar secara otodidak (self study) yang menjadi rahasia suksesnya pemikir besar, seperti Hamka, Abdurahman Wahid, Hasbi as-Shiddiiqe, Ali Yafie, Sahal Mahfudh, Mustofa Bisri, dan lain-lain.

No comments:

Post a Comment