jenis fitrah manusia
Jenis fitrah pada
manusia itu banyak dimensinya yang terpenting yang perlu dikembangkan oleh
pendidik diantaranya diuraikan sebagai berikut
1) Fitrah agama
Sejak lahir manusian
mempunyai naluri atau insting beragama,sejak didalam roh, manusia telah
mempunyai komitmen bahwa Allah adalah tuhannya ( Q.S. AL-Araf 7 :172) sehingga
setelah dilahirkan ia berkecenderungan pada Al-hanif, yakni rindu akan
kebenaran mutlak (Allah) (Q.S.ar-rum 30-30)
2)
Fitrah intelek
Intelek adalah potensi
bawaan yang mempunyai daya untuk memproleh pengetahuan dan dapat membedakan
antara yang baik dan yang buruk,yang benar dan yang salah.Allah SWT. Sering
memperitkan manusia untuk menggunakan fitrah inteleknya misalnya dengan kalimat
"afala ta'qilun,afala tatafakarun, afala tubshirun, afala
tadabbarun",dan sebagainya,karna daya dan fitrah intelek ini yang dapat
membedakan antara manusia dan hewan.
3) Fitrah sosial
Kecenderungan manusia
untuk hidup berkelompok yang ahirnya didalamnya terbentuk ciri-ciri yang khas
yang disebut dengan kebudayaan.kebudayaan ini merupakan cermin manusia dan
masyarakatnya.islam dapat disebut sebagai ide,sedangkan kebudayaan disebut
sebagai relita.relita yang ideal adalah relita yang terdekat dengan ide
sehingga membentuk kebudayaan masyarakat yang 100% islami. lanjutkan
4)
Fitrah susila
Kemampuan manusia
yaitu diantaranya untuk mempertahankan diri dari sifat-sifat amoral atau
sifat-sifat yang meyalahi tujuan Allah yang menciptakannya.fitrah ini menolak
sifat-sifat yang menyalahi kode etik yang telah disepakat oleh masyarakat
islam.
5) Fitrah ekonomi
Manusia melakukan daya
upaya dalam memenuhi kebutuan jasmaniah demi keluarganya hidupnya. Fitrah
ekonomi sejatinya tidak menghendaki adanya matrealisme atau diperbudak oleh
materi atau mengeksploitasi kekayaan alam untuk kepentingan diri pribadi.
Maksud fitrah ini adalah memanfaatkan kekayaan alam sebagai realisasi dan
tugas-tugas kekhalifahan dalam rangka beribadah kepada Allah Swt.
6) Fitrah seni
Fitrah seni ini maksudnya
ialah kemampuan manusia yang dapat menimbulkan daya estetika yang mengacu pada
sifat al-jamal Allah Swt. Tugas pendidik yang terpenting adalah memberikan
suasana gembira,senang dan aman dalam proses belajar mengajar karena pendidikan
merupakan proses kesenian yang karenanya dibutuhkan "seni untuk
mendidik" lanjutkan baca
No comments:
Post a Comment