sponsor 3

Saturday, September 29, 2018

makalah kendala pengembangan madrasah


            Kendala Pengembangan Madrasah

makalah kendalah dan cara berkembangnya madrasah
A.    Sentralitas Figur
Figur adalah elemen terpenting karena dialah yang menggerakkan segala kegiatan. Ketika sang figur sakit atau bermasalah, madrasah akan mengalami instabilitas dan disorientasi. Kepala sekolah sebagai figur sentral madrasah biasanya menentukan segalanya, baik itu kgiatan, anggaran, jaringan, dan lain sebagainya. baca : tantangan kompleks madrasah di era globalisasi
B.     SDM Rendah
Madrasah identik dengan SDM rendah karena lahir dari kehendak rakyat, di kelola sendiri oleh rakyat, dan di tunjuk pula untuk rakyat. Madrasah dengan SDM rendah tentu mengalami kesulitan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi sepanjang waktu. Ketulusan memang menjadi ciri.
         Begitu pula dengan tuntunan untuk melakukan integrasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dengan pendidikan karakter yang membutuhkan SDM terampil, ahli, dan profesional. Artinya, ketulusan pun harus di iringi kemampuan yang tinggi karena perubahan terus terjadi tanpa henti.
C.     Fasilitas Serba Kurang
Madrasah sering kali diasosiasikan dengan fasilitas yang serba kurang. Bahkan, sejarah berdirinya madrasah biasanya penuh lika-liku, dirintis dengan menempati rumah pendirinya, kemudian menerima tanah wakaf, mendapat sumbangan masyarakat untuk membangun gedung, dan akhirnya terwujudlah bangunan sederhana. Ketahanan yang kuat dari madrasah tidak lepas dari sejrah panjang pendiriannya yang penuh tantangan dan berangkat dari bawah secara bertahap. Namun, ketahanan ini jelas membutuhkan pengembangan demi pengembangan sepanjang masa, salah satunya dengan melengkapi sarana prasarana.
D.    Budaya Organisasi Lemah
Budaya organisasi adalah perilaku berorganisasi yang terlihat dalam praktik kehidupan sehari-hari, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi terus menerus. Dalam budaya organisasi, akan terlihat kedisiplinan seseorang dalam melaksanakan program dan ambisinya dalam memenuhi target yang dicanangkan.



E.     Hilangnya Spirit Kompetisi dan Inovasi
Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, madrasah berjalan dalam kecepatan rendah dan target yang rendah pula. Hal ini tidak lepas dari hilangnya spirit keompetisi yang menyebabkan buntunya kreasi dan inovasi. Jika lembaga mempunyai spirit kompetisi tinggi, inovasi demi inovasi akan terus dilahirkan tanpa henti.
F.      Jaringan Tidak Berkembang
Madrasah biasanya lemah di bidang jaringan ini. Kelemahan inilah yang membuat madrasah tidak bisa berkembang dengan cepat, karena tidak mampu berkoneksi dengan lembaga lain yang mempunyai visi dan misi yang sama. Lemahnya jaringan di sebabkan oleh mobilitas yang rendah, pola komunikasi yang tidak aktif, dan kapasitas individual yang tidak kompetitif dan proyektif. Kerja sama yang menjadi ciri khas era globa tidak terlaksana dengan baik. CARA MELAHIRKAN MADRASAH UNGGUL DI ERA GLOBALISASAI
G.    Kaderisasi Mandeg
Kaderisasi adalah usaha untuk mempersiapkan kader-kader pemimpin masa depan secara sistematis, gradual, dan optimal. Kaderisasi menjadi penting demi kontinuitas organisasi dalam jangka panjang. Sebaik apapun seorang pemimpin, pada suatu saat, ia pasti mengalami masa dimana ia harus diganti, baik akibat usia, sakit, kesibukan lain, periodisasi, maupun faktor lain.
H.    Konsolidasi Terbengkalai
Kemajuan suatu organisasi sangat ditentukan oleh soliditas tim. Jika soliditas tidak ada, menggapai prestasi ibarat bermimpi di siang bolong, jauh dari harapan. Tim yang solid saja belum tentu mencapai prestasi besar apalagi ketika tidak solid.

F.    Tidak Adanya Ekspansi
Lembaga yang besar selalu memikirkan ekspansi, yaitu perluasan dan pengembangan wilayah. Biasanya, lembaga tersebut sudah mapan dalam segala aspek, baik manajemen, finansial, sumberdaya manusia, dan sarana prasarana. Bila lembaga itu masih kekurangan, baik itu finansial, summber daya manusia, sarana prasarana, dan manajemen yang sulit baginya untuk berekspansi.
G.     Pendanaan Terbatas
Salah satu aspek penting dalam kemajuan madrasah adalah ketercukupan finansial. Ketercukupan ini tidak bisa hanya mengandalkan BOS (Bantuan Opersional Sekolah) karena nominalnya sedikit. Maka dari itu, di masa depan, madrasah harus merintis badan usaha ekonomi yang mampu menghasilkan banyak pendapatan.

No comments:

Post a Comment