sponsor 3

Saturday, October 20, 2018

apa itu Detoksifikasi, proses dan pengertaian prodak kecantikan


apa itu Detoksifikas, proses Detoksifikasi, proses dan pengertaian Detoksifikasi, prodak kecantikan Detoksifikasi,

Detoksifikasi

Banyak orang, bahkan termasuk dokter yang tidak mengerti,menjelaskan bahwa didalam tubuh manusia menumpuk banyak toksin atau racun. Karena itu manusia memerlukan detoksifikasi. Sebagai contoh mereka menjual “pembersih usus besar (kolon)”. Isinya bervariasi, tetapi pada dasarnya mengandung serat dan laksatif (obat pencahar). Informasi salah yang mereka sampaikan antara lain seperti dibawah ini :
a.       Racun merusak tubuh dengan cara kumulatif yang mengerikan. Akibatnya proses metabolisme menjadi tidak normal.
b.      Kelambatan usus halus menyebabkan isinya membusuk. Kemudian racundiserap, yang mengakibatkan tubuh mengalami keracunan kronis.
c.       Bahan feses menumpuk pada dinding usus dan menimbulkan akibat buruk.
Karena itu racun ini harus disingkirkan dengan cara puasa, menggunakan pencahar, irigasi kolon, diet khusus, dan gunakan herbal atau suplemen khusus. Untuk membersihkan tubuh. baca juga Penyebab, Tanda dan Ciri Penuaan Pada Wajah dan Kulit
Akan tetapi, bukti nyata ditunjukkan oleh para dokter bedah usus yang menyatakan “bahan feses tidak melekat pada dinding usus, tidak pernah didapatkan timbunan racun seperti yang diinformasikan itu. Semua orang dalam keadaan sehat mampu mengubah kebiasaan ususnya”.

Friday, October 19, 2018

Penyebab, Tanda dan Ciri Penuaan Pada Wajah dan Kulit


makalah Penyebab Tanda dan Ciri Penuaan Pada Wajah dan Kulit Penyebab Penuaan Tanda dan Ciri Penuaan

Penyebab Penuaan

Perbedaan usia harapan hidup antara negara maju dan negara sedang berkembang, antara pria dan perempuan, menunjukan bahwa terdapat faktor tertentu yang menyebabkan perbedaan itu.Beberapa faktor dapat dikelompokan menjadi faktor internal dan faktor eksternal.
Faktor internal penyebab proses penuaan ialah radikal bebas, perubahan kadar hormon.
Faktor eksternal yang utama ialah gaya hidup yang tidak sehat, setres dan kemiskinan. Kurangnya pengertian masyarakat mengenai faktor penyebab proses penuaan dan bagaimana mencegahnya, merupakan penyebab utama.
Kurangnya pengertian masyarakat mengenai faktor penyebab proses penuaan dan bagaimana menjaganya, merupaka penyabab utama mengapa masyarakat dbanyak negara sedang atau belum berkambang tidak melakukan upaya itu.
Padahal upaya menghambat proses penuaan tidak harus selalu dikaitkan dengan biayayang mahal dan tidak terjangkau. Sebagi contoh, upaya menghindari gaya hiduo tidak sehat sebenarnya dapat dilakukan oleh masyarakat tanpa harus dikaitkan dengan biaya yang mahal. Tentu diperlukan pengertian dan kesadaran masyarakat mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan gaya hidup sehat. baca KONSEP DASAR ANTI-AGING MEDICINE Proses Penuaan
Mengenal Tanda Penuaan

Dimulai dengan menurunnya bahkan terhentinya fungsi berbagai organ tubuh. Maka muncul berbagai tanda dan gejala proses penuaan yang pada dasarnya dibagi dua bagian yaitu :
a.       Tanda fisik, seperti masa otot berkurang, lemak meningkat, kulit berkerut, daya ingat berkurang, fungsi seksual, dan reproduksi terganggu, kemampuan kerja menurun, sakit tulang.
b.      Tanda psikis, antara lain menurunnya gairah hidup, sulit tidur, mudah cemas, mudah tersinggung, merasa tidak berarti lagi.
Perubahan fisik dan psiikis tersebt dapat dijadikan dasar awal mengetahui adanya proses penuaan pada diri seseorang.
Tentusaja perubahan tersebut berkaitan dengan penyebab penuaan yang sekian lama terjadi. Perubahan menjadi semakin buruk kalau tidak segera mendapat penanganan. Sebaliknya, kalau perubahan yang mengganggu tersebut segera diatasi mak proses penuaan dapat segera dicegah agar tidak segera berlanjut, bahkan dapat dikembalikan kekondisi yang lebih baik dan lebih optimal.
Kualitas hidup meliputi empat ranah (domain) dalam kehidupan, yaitu :
1.        Ranah kesehatan fisik
2.        Ranah kesehatan psikososial
3.        Ranah hubungan sosial
4.     Ranah lingkungan.
baca juga apa itu Detoksifikasi, proses dan pengertaian prodak kecantikan

Thursday, October 18, 2018

Penerapan Anti-Aging Medicine dan Pengobatan Dalam Anti-Aging Medicine mencegah proses penuaan


    Penerapan Anti-Aging Medicine dan Pengobatan Dalam Anti-Aging Medicine, makalah Penerapan Anti-Aging Medicine, Pengobatan Dalam Anti-Aging Medicine, cara mencegah proses penuaan,

     

 Penerapan Anti-Aging Medicine

Menerapkan konsep anti-aging medicine tentu merupakan satu-satunya cara untuk mencapai tujuan tetap sehat dan muda dengan kualitas hidup yang baik.tanpa di terapkan,pengetahuaan hanya tetap pengetahuan tanpa memberikan manfaat bagi bangsa.tetapi,ternyata tidak selalu mudah menerap kan konsep anti-agingmedicine.
Ada 5 syarat yaitu :
a.       Memahami dengan benar proses penuaan
b.      Menghindari proses penuaan
c.       Berupaya melaksanakan pedoman
d.      Jangan mudah percaya iklan yang menawarkan produk.
e.       Mendapatkan pengobatan yang memang diperlukan.
2.2.3.      Olahraga Teratur
Beberapa manfaat sebagai berikut :
a.       Kebugaran tubuh meningkat
b.      Penurunan dalam kecemasan dan depresi
c.       Tidak mengalami kegemukan dan terhindar dari keinginan
2.2.4.      Makanan Yang Sehat
Mengandung bahan yang seimbang terdiri dari enam kelompok
yaitu sebagai berikut :
·         Kelompok 1          =  roti, sereal, pasta, nasi
·         Kelompok 2          =  sayuran
·         Kelompok 3          =  buah-buahan
·         Kelompok 4          =  susu, yogurt, keju
·         Kelompok 5          =  daging, ayam, ikan, kacang-kacangan, telur
·         Kelompok 6          =  lemak, minyak, gula

      Pengobatan Dalam Anti-Aging Medicine
Pengobatan pada bidang anti-agingmedicine pada prinsipnya harus di tujukan untuk mencegah atau memperlambat proses penuaan, dan juga mengembalik kan kondisi seperti pada usia muda.karna itulah semua faktor yang menyebabkan proses penuaan harus di hindari atu di atas dengan pengobatan yang tersedia.tetapi pemberiaan obat harus di dukung pola hidup yang sehat agar menjadi efektif dan meemberikan hasil yang optimal.  
Upaya menghambat proses penuaan pada dasarnya dapat dilakukan oleh setiap orang berdasarkan pedoman sebagai berikut :
a.       Hindari dan atasi stres
b.      Tidur cukup sekitar 6-7 jam
c.       Upayakan selalu berfikir positif dan positif
Lakukan pemeriksaan kesehatan.
baca juga perkembangan Anti-Aging Medicine di Indonesia
baca juga penyebab, tandan dan ciri penuawaan pada wajah dan kulit

Tuesday, October 16, 2018

KONSEP DASAR ANTI-AGING MEDICINE Proses Penuaan


makalah KONSEP DASAR ANTI-AGING MEDICINE Konsep Baru Proses Penuaan

KONSEP DASAR ANTI-AGING MEDICINE dan  Konsep Baru Proses Penuaan

KONSEP DASAR ANTI-AGING MEDICINE
Sampai saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa orang berusia lanjut adalah orang yang penuh dengan keluhan, gangguan fungsi tubuh, dan penyakit. Maka orang berusai lanjut di identikan dengan mengidap penyakit jantung, stroke, memori yang buruk, disfungsi seksual, dan banyak gangguan lainnya.
Namun, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran telah menyuguhkan banyak bukti bahwa proses penuaan dapat dicegah, diperlambat. Namun ternyata terdapat perbedaan antara usia harapan hidup pria dan perempuan disemua negara, dan sungguh menarik karena usia harapan hidup perempuan lebih panjang. Sebagi contoh di Jepang usia harapan hidup perempuan 86,8 tahun dan pria 80,5 tahun. Di Swiss, usia harapan hidup perempuan 85,3 tahun dan pria 81,3 tahun.
Ternyata tidak ada satu negara pun yang menunjukkan usia harapan hidup perempuan lebih pendek dibandingkan pria. Perbedaan usia harapan hidup diatara masyarakat di negara maju dan sedang berkembang dan antara pria dan perempuan memperkuat keyakinan adanya faktor tertentu yang mempengaruhi proses penuaan.

 Konsep Baru Proses Penuaan
Istilah Anti-Aging Medicine dianggap mengundang kontrofersi. Sehingga  muncul beberapa istilah lain padahal prinsipnya sama. Perkembangan Anti-Aging Medicine telah membawa konsep baru terkait proses penuaan sebagai berikut :
a.       Proses penuaan dapat dicegah, diperlambat, dan dikembalikan ke kondisi optimal seperti pada usia muda.
b.      Manusia menjadi tua karena kadar hormonnya tidak normal.
c.       Manusia tidak harus terhukum oleh takdir genetikanya.
baca juga perkembangan ANTI-AGING MEDICINE


Friday, October 12, 2018

makalah PERKEMBANGAN ANTI-AGING MEDICINE DI INDONESIA ilmu kedokteran


2makalah PERKEMBANGAN ANTI-AGING MEDICINE DI INDONESIA ilmu kedokteran PERKEMBANGAN ANTI-AGING MEDICINE
    PERKEMBANGAN ANTI-AGING MEDICINE DI INDONESIA

Perkembangan Anti-Aging Medicine atau yang sering disingkat Anti-Aging kini semakin dikenal oleh masyarakat luas, Anti-Aging Medicine memberikan sebuah konsep baru dalam ilmu kedokteran, bahwa proses penuaan dapat diperlambat, dihambat, diobati dan dikembalikan ke kondisi seperti pada usia muda dalam keadaan sehat. baca cara bersenggama menurut ahli
Jadi pengertian “tetap muda” bukan berarti agar wajahnya saja yang tampak muda karena berbagai penyamaran kosmetik dan tindakan estetik yang lain.dalam konsep Anti-Aging Medicine,”tetap muda”berarti semua fungsi organ tubuh tetap dalam kondisi seperti pada usia muda.dengan demikian,walaupun usia merambah naik,tetapi fungsi organ
tubuh dan kualitas hidup tetap dipertahankan seperti pada usia muda. lanjut baca...


Sunday, October 7, 2018

makalah Manajemen Madrasah Efektif


Manajemen Madrasah Efektif

Manajemen Kurikulum, makalah Manajemen Kurikulum, Manajemen Kesiswaan, makalah Manajemen Keuangan, Manajemen, Manajemen Hubungan Kemasyarakatan

A.    Manajemen Sumber Daya Manusia
Sumberdaya manusia adalah investasi paling mahal dalam organisasi. Manusia inilah energi dan sumber kemajuan yang tidak bisa digantikan dengan apapun, baik uang, sarana prasarana, maupun jabatan. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) seharusnya menjadi preioritas utama dalam organisasi.
Kurikulum adalah jantung pendidikan. Pengertian tradisional yang umum dipahami orang, yaitu seperangkat mata pelajaranyang harus ditempuh anak didik untuk memperoleh ijazah. Setiap saat, kurikulum bisa berubah sesuai dengan dinamika zaman. Oleh karena itu, manajemen kurikulum harus dinamis, responsif, dan antisipatif.
C.     Manajemen Kesiswaan
Siswa adalah subyek pendidikan, bukan obyek yang bisa di ekspolitasi. Staf yang menangani bidang kesiswaan haruslah sosok yang dekat secara psikologis dengan siswa, sosok yang santun, tidak mudah marah, sabar menghadapi kenakalan siswa, dan berusaha memberikan solusi terbaik dari problem yang ada.


D.    Manajemen Keuangan
Aspek keuangan sangat sensitif dalam organisasi. Jika di dalam aspek ini terjadi penyimpangan, organisasi dapat mengalami masalah serius dan terancam mengalami guncangan yang dahsyat.
1.      Anggaran harus benar-benar digunakan sesuai dengan program yang direncanakan.
2.      Efesiensi anggaran adalah keniscayaan untuk menghindari adanya kecurangan mark up pembelian atau pengadaan barang.
3.      Harus di buang jauh-jauh kesan bahwa penggunaan uang hanya untuk menghabiskan dana karena penghematan adalah unsur penting dari manajemen keuangan.
4.      Yang berhak mengeluarkan uang adalah petugas yang berwenang sesuai dengan aturan yang berlaku.
E.     Manajema Administrasi
Administrasi adalah segala hal yang berurusan dengan dokumentasi dan surat menyurat dalam segala bidang. Tata usaha atau administrasi mempunyai kegiatan sebagai berikut :
1.      Menghimpun, yang dimaksud menghimpun adalah mengumpulkan, mencari, dan mengusahakan tersedianya keterangan yang belum ada atau masih berserakan di banyak tempat sehingga siap digunakan bila dibutuhkan.
2.      Mencatat, yang dimaksud mencatat adalah membubuhkan dengan menggunakan berbagai peralatan tulis tentang keterangan-keterangan yang ditujukan kepada publik untuk dibaca, dikirim, atau disimpan.
3.      Mengolah, yang dimaksud mengolah adalah mengerjakan keterangan-keterangan agar bisa disajikan dalam bentuk yang lebih bermanfaat.
4.      Menggadakan, yang dimaksud menggadakan adalah memperbanyak dengan berbagai cara dan alat, hingga mencapai jumlah sebanyak yang diperlukan.
5.      Mengirim, yang dimaksud mengirim adalah menyampaikan dengan berbagai cara dan alat dari satu pihak ke pihak yang lain.
6.      Menyimpan, yang dimaksud menyimpan adalah menaruh dengan berbagai cara dan alat ketempat yang aman.
Tugas dalam bidang administrasi sama halnya dengan tugas seseorang sekretaris, sebagai otak bagi organisasi, yang menggerakkan dan memonitoring seluruh kegiatan yang direncankan dan dilakukan sepanjang tahun. pengembangan life skill madrasah
F.      Manajemenn Sarana dan Prasarana
Menurut M. Sobry Sutikno, manajemen sarana prasarana berkisar pada lima hal. Berikut ini penjelasannya.
1.      Pengetahuan kebutuhan.
2.      Proses penggadaan.
3.      Pemakaian.
4.      Pencatatan.
5.      Pertanggung jawaban.ge
G.    Manajemen Hubungan Kemasyarakatan
Menurut M. Sobry Sutikno, tugas pokok humas adalah sebagai berikut :
1.      Memberikan informasi dan menyampaikan gagasan kepada masyarakat atu pihak-pihak lain yang menjadi sasaran;
2.      Menjadi perantara pemimpin dalam bersosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat atu pihak-pihak lain yang membutuhkan.
3.      Membantu pemimpin dalam mempersiapkan bahan-bahan yang berhubungan dengan permasalahan dan informasi yang akan diberikan kepada masyarakat yang menarik pada saat tertentu; serta
4.      Membantu pemimpin untuk mengembangkan rencana dan kegiatan lanjutan yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat.
Oleh sebab itu, hubungan kemasyarakatan (humas) harus dibangun dengan manajemen yang profesional.
baca kendala pengembangan madrasah

Saturday, September 29, 2018

makalah kendala pengembangan madrasah


            Kendala Pengembangan Madrasah

makalah kendalah dan cara berkembangnya madrasah
A.    Sentralitas Figur
Figur adalah elemen terpenting karena dialah yang menggerakkan segala kegiatan. Ketika sang figur sakit atau bermasalah, madrasah akan mengalami instabilitas dan disorientasi. Kepala sekolah sebagai figur sentral madrasah biasanya menentukan segalanya, baik itu kgiatan, anggaran, jaringan, dan lain sebagainya. baca : tantangan kompleks madrasah di era globalisasi
B.     SDM Rendah
Madrasah identik dengan SDM rendah karena lahir dari kehendak rakyat, di kelola sendiri oleh rakyat, dan di tunjuk pula untuk rakyat. Madrasah dengan SDM rendah tentu mengalami kesulitan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi sepanjang waktu. Ketulusan memang menjadi ciri.
         Begitu pula dengan tuntunan untuk melakukan integrasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dengan pendidikan karakter yang membutuhkan SDM terampil, ahli, dan profesional. Artinya, ketulusan pun harus di iringi kemampuan yang tinggi karena perubahan terus terjadi tanpa henti.
C.     Fasilitas Serba Kurang
Madrasah sering kali diasosiasikan dengan fasilitas yang serba kurang. Bahkan, sejarah berdirinya madrasah biasanya penuh lika-liku, dirintis dengan menempati rumah pendirinya, kemudian menerima tanah wakaf, mendapat sumbangan masyarakat untuk membangun gedung, dan akhirnya terwujudlah bangunan sederhana. Ketahanan yang kuat dari madrasah tidak lepas dari sejrah panjang pendiriannya yang penuh tantangan dan berangkat dari bawah secara bertahap. Namun, ketahanan ini jelas membutuhkan pengembangan demi pengembangan sepanjang masa, salah satunya dengan melengkapi sarana prasarana.
D.    Budaya Organisasi Lemah
Budaya organisasi adalah perilaku berorganisasi yang terlihat dalam praktik kehidupan sehari-hari, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi terus menerus. Dalam budaya organisasi, akan terlihat kedisiplinan seseorang dalam melaksanakan program dan ambisinya dalam memenuhi target yang dicanangkan.



E.     Hilangnya Spirit Kompetisi dan Inovasi
Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, madrasah berjalan dalam kecepatan rendah dan target yang rendah pula. Hal ini tidak lepas dari hilangnya spirit keompetisi yang menyebabkan buntunya kreasi dan inovasi. Jika lembaga mempunyai spirit kompetisi tinggi, inovasi demi inovasi akan terus dilahirkan tanpa henti.
F.      Jaringan Tidak Berkembang
Madrasah biasanya lemah di bidang jaringan ini. Kelemahan inilah yang membuat madrasah tidak bisa berkembang dengan cepat, karena tidak mampu berkoneksi dengan lembaga lain yang mempunyai visi dan misi yang sama. Lemahnya jaringan di sebabkan oleh mobilitas yang rendah, pola komunikasi yang tidak aktif, dan kapasitas individual yang tidak kompetitif dan proyektif. Kerja sama yang menjadi ciri khas era globa tidak terlaksana dengan baik. CARA MELAHIRKAN MADRASAH UNGGUL DI ERA GLOBALISASAI
G.    Kaderisasi Mandeg
Kaderisasi adalah usaha untuk mempersiapkan kader-kader pemimpin masa depan secara sistematis, gradual, dan optimal. Kaderisasi menjadi penting demi kontinuitas organisasi dalam jangka panjang. Sebaik apapun seorang pemimpin, pada suatu saat, ia pasti mengalami masa dimana ia harus diganti, baik akibat usia, sakit, kesibukan lain, periodisasi, maupun faktor lain.
H.    Konsolidasi Terbengkalai
Kemajuan suatu organisasi sangat ditentukan oleh soliditas tim. Jika soliditas tidak ada, menggapai prestasi ibarat bermimpi di siang bolong, jauh dari harapan. Tim yang solid saja belum tentu mencapai prestasi besar apalagi ketika tidak solid.

F.    Tidak Adanya Ekspansi
Lembaga yang besar selalu memikirkan ekspansi, yaitu perluasan dan pengembangan wilayah. Biasanya, lembaga tersebut sudah mapan dalam segala aspek, baik manajemen, finansial, sumberdaya manusia, dan sarana prasarana. Bila lembaga itu masih kekurangan, baik itu finansial, summber daya manusia, sarana prasarana, dan manajemen yang sulit baginya untuk berekspansi.
G.     Pendanaan Terbatas
Salah satu aspek penting dalam kemajuan madrasah adalah ketercukupan finansial. Ketercukupan ini tidak bisa hanya mengandalkan BOS (Bantuan Opersional Sekolah) karena nominalnya sedikit. Maka dari itu, di masa depan, madrasah harus merintis badan usaha ekonomi yang mampu menghasilkan banyak pendapatan.

Friday, September 28, 2018

MAKALAH Pengembangan Life Skill di Madrasah


    Pengembangan Life Skill di Madrasah

Inilah Cara dan Makalah  Pengembangan Life Skill di Madrasah
A.    Pengertian Life Skill
Kecakapan praktis yang dijadikan sebagai pegangan atau pedoman anak didik dalam memecahkan berbagai persoalan hidup atau kehidupan di masa sekarang dan akan datang, meliputi kecakapan pengetahuan dan sikap yang berhubungan dengan fisik dan mental, serta kecakapan kejuruan yang berhubungan dengan pengembangan akhlak anak didik supaya mampu menghadapi tuntutan dan tantangan hidup dalam kehidupan. Secar umum, pendidikan lifeskill bertujuan mengembangkan potensi anak didik yang sesuai dengan karakteristik, emosional, dan spiritual dalam prospek mengembangkan diri dan memposisikan perannya di masa sekarang serta masa yang akan datang.
         Dalam bahasa lain, pendidikan life skill bertujuan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan anak didik untuk bertahan dan meningkatkan kualitas hidup dalam semua lingkungan dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia.

B.     Model Pengembangan Life Skill
Pertama, pengembangan kelembagaan. Pengemabangan kelembagaan adalah usaha dalam jangka panjang untuk memperbaiki proses-proses pemecahan masalah dan pembaharuan organisasi, khususnya melalui budaya manajemen organisasi yang lebih efektif dan kolabotif. makalah sistem dan metode mengajar seorang guru
         Kedua, pengembangan model kurikulum. Kurikulum sebagai jantung pendidikan harus dilaksanakan sesuai teori-teori yang sifatnya fleksibel, sesuai dengan perkembangan zaman.
         Ketiga, pengembangan tenaga pendidikan dan kependidikan. Guru harus mempunyai kecakapan dan wawasan memadai – terutama tentang ilmu yang diajarkan -, mempunyai keterampilan yang tinggi, mampu menggunakan metode yang tepat, dan mudah beradaptasi dengan kemampuan anak didik. Terwujudnya guru profesional adalah sebuah keharusan.
         Keempat, pengembangan model pembelajaran. Pembelajaran kontekstual adalah hal penting. Guru harus bisa mendorong anak didik agar mampu menghubungkan pengetahuan dengan kehidupan nyata dan mampu memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Disamping itu, dalam proses belajar mengajar, terdapat empat strategi dasar, yaitu :
1.      Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi, kualifikasi perubahan tingkah laku, serta kepribadian anak didik yang diharapkan;
2.      Memilih sisitem pendekatan belajar mengajar yang didasarkan pada aspirasi dan pandangan hidup masyarakat;
3.      Memilih, menetakan prosedur, metode, dan teknik belajar mengajar yang paling tepat dan efektif untuk dijadikan pegangan guru dalam menjalankan tugas mengajar; serta
4.      Menetapkan norma dan batas minimal keberhasilan sebagai pedoman dalam melakukan evaluasi hasil belajar mengajar yang dijadikan umpan balik untuk penyempurnaan sistem isntruksional secara keseluruhan.
Kelima, pengembangan model manajemen.
Keenam,pengembangan model media dan sumber belajar.
Ketujuh, pengembangan model evaluasi. Evaluasi harus dilakukan secara baik dan efektif. Evaluasi harus mengacu kepada kurikulum komptensi yang di terapkan. Evaluasi seperti ini akan menghasilakn nilai authentic assessment yang memiliki kriteria sebagai berikut :
1.      Dilaksanakan selama dan sesudah proses pembelajaran;
2.      Dapat digunakan untuk midsemester dan semester;
3.      Yang menjadi ukuran adalah keterampilan dan performansi, bukan mengingat fakta;
4.      Berkesinambungan;
5.      Terintegrasi; serta
6.      Dapat diamnfaatkan sebagai feed back.
Kriteria menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Dalam konteks ini, yang dimaksud mengajar adalah menciptakan sistem lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses belajar.